Pandemi, KMP Konservasi Penyu Jalan Terus

Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi Penyu Mino Raharjo Patihan, Gadingsari, Sanden, Bantul melepas sebanyak 600 ekor anak penyu atau tukik di Pantai Goa Cemara Rabu (21/7/2021) sore. Berjenis Penyu Lekang, pelepasan tukik ini adalah kali keempat pada tahun 2021.

Rilis Tukik Tertutup Untuk Umum

Karena masih dalam masa pandemi Covid-19 dan PPKM Darurat, pelepasan tukik ini dilakukan secara terbatas dan tidak ada acara khusus yang menyertai. Namun begitu, tetap dikawal dan dihadiri oleh perwakilan dari BKSDA, TNI, dan Kepolisian. Kalau biasanya masyarakat diajak berperan serta untuk kegiatan, kali ini rilis tukik tertutup untuk umum dan hanya terbatas petugas konservasi beserta aparat pengawas.

Pelepasan kali ini adalah periode telur dari pendaratan penyu di bulan Mei. Setelah kurang lebih 51 hari pengeraman, tukik penyu akan menetas dan harus segera dirilis.

Musim migrasi penyu biasa berlangsung pada Mei hingga September. Jika telur-telur penyu sudah menetas dan siap dilepaskan ke laut, KMPKP Mino Raharjo segera melepasnya.

Setelah pelepasan ini, masih ada sekitar 300an tukik yang siap tetas. Selain itu juga masih ada lebih dari 30an sarang yang ada di hathcery, menunggu waktu untuk menetas. Jumlah ini masih akan terus bertambah mengingat musim migrasi belum berakhir.